Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

PENGARUH SUHU PANAS (HEAT STRES) DAN PENANGULANGANNYA.

Para pembaca sekalian, seperti yang kita ketahui bahwa pada kondisi musim panas yang berkepanjangan seperti ini  ayam broiler/pedaging  maupun ayam layer/petelur sangat rentan terhadap yang namanya heat stress atau stress karena panas. Heat stress atau stress karena panas  adalah suatu gejala yang terjadi pada ayam merasakan panas berlebih pada tubuhnya, jadi terkadang meskipun cuaca diluar tidak terlalu panas namun bisa saja ayam mengalami heat stress, oleh karena itu kita jangan terlalu berpatokan pada thermometer ruangan yang ada dalam kandang namun alat pengukur suhu, namun  yang kita pakai sebagai indicator atau pengukur adalah ayam itu sendiri. Hal ini disebabkan jika ayam mengalami panas yang berlebih maka hal itu akan dapat kita ketahui dari perilaku ayam itu sendiri. Para peternak sekalian, musim panas yang berkepanjangan pada sebagian daerah di Indonesia jelas membawa dampak bagi usaha peternakan dalam hal ini peternakan ayam pedaging maupun ayam petelu...

MESIN TETAS BERBAGI UKURAN

Kami menyediakan mesin tetas dengan berbagi ukuran kapasitas, mulai kapasitas 30 butir hingga 1000 butir serta kami juga menyediaan mesin tetas yang lebih besar. Mesin tetas kami memiliki kelebihan yaitu hemat energi, hal ini dikarenakan kami membuat sedikit modifiksi pada bagian dalam mesin tetas Bebarapa tipe yang kami tawarkan antara lain TIPE KAPASITAS                   PxLxT HARGA C 30        Max 42 btr               30x30x32          290,000 C 50 Max 66 btr 40x30x32          320,000 C 75 Max 84 btr 50x30x32          360,000 C 100 Max 102 btr 60x30x32          400,000 C 200 Max 224 btr 90x40x42          600,000 C 500 Max 648 btr 60x60x125     ...

EFFISIENSI MENGGUNAKAN NIPPLE

Pada posting kali ini kita akan mendiskusikan penghematan menggunakan nipple pada ayam petelur komeersial. Pada pengunaan tempat minum manual kita ketemukan ada sebagian pakan  yang tidak sengaja dipindahkan ayam dari tempat pakan ke tempat minum, hal ini jelas merupakan pemborosan. Mari kita hitung jika kita memelihara 30.000 ekor ayam dengan asumsi satu ekor ayam memindahkan 1 gram pakan maka dalam satu hari pakan yang hilang adalah 30.000 gr atau 30 kg. atau dengan asumsi 1 kg pakan senilai Rp. 5000,- maka kerugian kita mecapai  Rp. 150.000 per hari. Dalam satu periode (asumsi 539 hari) maka kerugian mencapai Rp. 80.850.000, -. (angka yang cukup fantastis bukan). Apabila kita memakai nipple maka kita memerlukan 15.000 nipple ( 1 nipple untuk 2 ekor ayam) atau senilai dengan  Rp. 97.500.000. Artinya hanya dalam 1 periode kerugian pakan yang hilang bias untuk menutupi biaya pembelian nipple . Keuntungan lain yang belum dihitung adalah : 1. ...